Contoh Proposal Festival Pemanfaatan Artificial Intelligence Secara Etis dan Penguatan Integritas Digital Remaja

PROPOSAL KEGIATAN

“AI & DIGITAL INTEGRITY FEST 2026”

(Festival Pemanfaatan Artificial Intelligence Secara Etis dan Penguatan Integritas Digital Remaja)

ORGANISASI SISWA INTRA SEKOLAH (OSIS)

SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) NEGERI LENTERA BANGSA

TAHUN AJARAN 2026/2027

Jl. Pendidikan No. 45, Kompleks Akademika, Jakarta

Pelatihan OSIS Hebat Terbaik
Pelatihan OSIS Hebat Terbaik

DAFTAR ISI

  • BAB I: PENDAHULUAN
    • 1.1 Latar Belakang
    • 1.2 Landasan Kegiatan
    • 1.3 Tujuan Kegiatan
    • 1.4 Manfaat Kegiatan
  • BAB II: DESKRIPSI DAN MEKANISME KEGIATAN
    • 2.1 Nama Kegiatan
    • 2.2 Tema Kegiatan
    • 2.3 Bentuk dan Format Kegiatan
    • 2.4 Sasaran dan Target Peserta
    • 2.5 Tanggal, Waktu, dan Tempat Pelaksanaan
  • BAB III: SUSUNAN PANITIA (ORGANIZING COMMITTEE)
  • BAB IV: SUSUNAN ACARA (RUNDOWN KEGIATAN)
  • BAB V: RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)
    • 5.1 Proyeksi Pengeluaran
    • 5.2 Proyeksi Sumber Pendapatan
  • BAB VI: ANALISIS RISIKO DAN MITIGASI
  • BAB VII: PENUTUP
  • LEMBAR PENGESAHAN

BAB I: PENDAHULUAN

1.1 Latar Belakang

Kita telah berada di paruh kedua dekade 2020-an. Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, penetrasi teknologi Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan telah melompat jauh dari sekadar perangkat lunak eksperimental menjadi sebuah utilitas harian yang tidak terpisahkan dari ekosistem belajar siswa SMA. Mulai dari mesin pemroses bahasa alami (Large Language Models) seperti ChatGPT dan Claude, hingga generator visual dan analisis data otomatis, semuanya kini berada dalam jangkauan gawai pintar setiap peserta didik.

Di satu sisi, lompatan teknologi ini memberikan peluang emas akselerasi pembelajaran. AI mampu bertindak sebagai guru privat 24 jam yang adaptif, membantu siswa memahami rumus sains yang rumit melalui analogi sederhana, memberikan latihan struktur tata bahasa asing, hingga memantik ide-ide kreatif untuk kerangka proyek presentasi.

Namun, di sisi lain, jika tidak dibarengi dengan kompas moral, etika digital, dan regulasi perilaku yang kuat, teknologi ini melahirkan ancaman sistemik yang mengkhawatirkan di kalangan pelajar. Fenomena plagiarisme digital terselubung—di mana siswa menyalin secara utuh jawaban dari kecerdasan buatan lalu mengeklaimnya sebagai hasil pemikiran mandiri—kian marak terjadi. Hal ini tidak hanya mematikan nalar kritis, daya analisis, dan kemampuan memecahkan masalah (problem solving) siswa secara jangka panjang, tetapi juga merusak pilar kejujuran akademik yang menjadi fondasi moral utama dunia pendidikan.

Selain isu etika AI, tantangan siber remaja di tahun 2026 juga diwarnai oleh maraknya penyebaran hoaks instan di grup-grup obrolan kelas, minimnya kesadaran akan dampak permanen rekam jejak digital (digital footprint) terhadap peluang karir/beasiswa masa depan, serta potensi perundungan siber (cyberbullying).

Menjawab tantangan tersebut, dan sejalan dengan kampanye nasional mengenai 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (khususnya pilar Kejujuran, Berpikir Kritis, dan Kreatif) serta komitmen sekolah terhadap gerakan Sekolah Ramah Anak yang aman dari segala bentuk kekerasan siber, Pengurus OSIS SMA Negeri Lentera Bangsa memandang perlu untuk mengambil langkah taktis yang edukatif, rekreatif, dan berdampak luas.

Melalui Seksi Bidang IV (Akademik dan Teknologi) serta Seksi Bidang VII (Literasi Digital dan Informasi), kami menginisiasi program “AI & Digital Integrity Fest 2026”. Kegiatan ini dirancang bukan untuk melarang penggunaan AI—karena pembatasan total di era sekarang adalah hal yang mustahil dan tidak mendidik—melainkan untuk mengedukasi dan melatih para siswa mengenai bagaimana cara memosisikan AI secara etis sebagai mitra riset (learning co-pilot), sekaligus memperkuat benteng integritas moral mereka di ruang digital.

1.2 Landasan Kegiatan

  1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional.
  2. Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 46 Tahun 2023 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan di Lingkungan Satuan Pendidikan (PPKSP).
  3. Peraturan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 12 Tahun 2026 tentang Garis Besar Pembinaan Karakter dan Kesiswaan pada Satuan Pendidikan.
  4. Program Kerja OSIS SMA Negeri Lentera Bangsa Periode Mandat 2026/2027, khususnya agenda kerja Sekbid IV dan Sekbid VII.
  5. Hasil Keputusan Rapat Pleno Pengurus OSIS dan Perwakilan Kelas (MPK) SMA Negeri Lentera Bangsa pada tanggal 12 Juni 2026.

1.3 Tujuan Kegiatan

  • Edukasi Regulasi Etis: Memahamkan siswa secara komprehensif mengenai batasan etis, legalitas, dan moralitas dalam menggunakan teknologi AI untuk keperluan pemenuhan tugas akademis sekolah.
  • Peningkatan Keterampilan (Upskilling): Melatih kemampuan siswa dalam merancang instruksi yang efektif, kritis, dan analitis (Prompt Engineering) terhadap AI agar teknologi tersebut memicu pemikiran mendalam, bukan kemalasan berpikir.
  • Proteksi Rekam Jejak: Membangun kesadaran kritis siswa tentang pentingnya menjaga rekam jejak digital yang bersih, santun, bebas dari hoaks, dan jauh dari perilaku perundungan siber.
  • Deklarasi Komitmen: Melahirkan kesepakatan bersama berupa “Kredo Integritas Digital” yang ditandatangani oleh seluruh siswa sebagai bukti komitmen menolak plagiarisme siber.

1.4 Manfaat Kegiatan

  1. Bagi Siswa: Meningkatkan kecerdasan digital (digital intelligence), menyelamatkan siswa dari risiko sanksi akademik akibat plagiarisme, serta membekali mereka dengan keterampilan teknologi yang bernilai tinggi untuk masa depan.
  2. Bagi Guru & Sekolah: Membantu para guru dalam menyelaraskan metode penilaian tugas di era AI, menurunkan angka kecurangan akademis siber, serta mengukuhkan posisi sekolah sebagai institusi yang adaptif teknologi namun tetap memegang teguh integritas karakter luhur.

BAB II: DESKRIPSI DAN MEKANISME KEGIATAN

2.1 Nama Kegiatan

Kegiatan ini bernama “AI & DIGITAL INTEGRITY FEST 2026” (disingkat menjadi ADIF 2026).

2.2 Tema Kegiatan

Tema yang diangkat pada pelaksanaan tahun ini adalah:

“Teknologinya Pintar, Pelajarnya Harus Lebih Pintar: Menavigasi Kecerdasan Buatan dengan Kompas Integritas Moral.”

2.3 Bentuk dan Format Kegiatan

Kegiatan ini dikemas dalam bentuk festival edukasi terpadu selama dua hari yang menggabungkan elemen transfer pengetahuan (knowledge transfer), kompetisi aplikasi praktis, dan aksi komitmen kultural. Rangkaian sub-kegiatan utama meliputi:

  • Sub-Kegiatan 1: The Big Tech Talk (Talkshow Interaktif)Sesi diskusi panel yang menghadirkan narasumber ahli di bidang teknologi informasi, praktisi AI, psikolog remaja, dan perwakilan dari Tim Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (TPPK) sekolah. Sesi ini akan membedah anatomi “Halusinasi AI” (mengapa AI bisa memberikan data salah) dan bagaimana UU ITE mengikat perilaku komunikasi siber remaja.
  • Sub-Kegiatan 2: The Prompt Engineering MasterclassPelatihan langsung (hands-on workshop) di laboratorium komputer sekolah. Siswa dilatih merancang formula instruksi tekstual kepada AI yang berorientasi pada pemecahan masalah (problem-based prompting), sehingga AI digunakan untuk membedah konsep teori sulit (seperti kalkulus atau fisika) menjadi modul belajar mandiri, bukan untuk memproduksi jawaban instan.
  • Sub-Kegiatan 3: Best Educational Prompt CompetitionKompetisi antar-kelas di mana setiap perwakilan tim ditantang untuk menciptakan draf instruksi AI paling kreatif, objektif, dan berguna yang mampu membantu proses belajar mandiri siswa kelas X, XI, dan XII.
  • Sub-Kegiatan 4: Digital Artifact & Video Campaign ContestLomba pembuatan konten video pendek (durasi maksimal 90 detik) di platform TikTok/Instagram Reels mengenai kampanye etika internet bersih, pentingnya mencantumkan sumber sitasi saat terinspirasi oleh AI, dan anti-cyberbullying.
  • Sub-Kegiatan 5: Signing of the School Digital Integrity CreedAksi penutupan massal berupa penandatanganan spanduk komitmen digital bersama oleh seluruh warga sekolah, diselingi pementasan musik akustik dari ekstrakurikuler seni.

2.4 Sasaran dan Target Peserta

Sasaran utama dari kegiatan ADIF 2026 ini adalah seluruh siswa aktif kelas X, XI, dan XII SMA Negeri Lentera Bangsa yang berjumlah 960 siswa, serta dihadiri oleh perwakilan dewan guru mata pelajaran, wali kelas, dan perwakilan pengurus OSIS dari 3 sekolah imbas di lingkungan sekitar.

2.5 Tanggal, Waktu, dan Tempat Pelaksanaan

Kegiatan ini akan diselenggarakan pada:

  • Hari, Tanggal: Jumat s.d. Sabtu, 21 – 22 Agustus 2026
  • Waktu: Pukul 07.30 s.d. 14.30 WIB (Jumat) & Pukul 07.30 s.d. 13.00 WIB (Sabtu)
  • Tempat: Aula Utama, Laboratorium Komputer Kompas, dan Lapangan Tengah SMA Negeri Lentera Bangsa.

BAB III: SUSUNAN PANITIA (ORGANIZING COMMITTEE)

Struktur kepanitiaan berada di bawah kendali penuh Pengurus OSIS dengan bimbingan dari Wakasek Kesiswaan dan Pembina OSIS. Pengurus OSIS senior bertindak sebagai penanggung jawab teknis jalannya operasional di lapangan.

  • Pelindung: Dr. H. Ahmad Ma’ruf, M.Pd. (Kepala SMA Negeri Lentera Bangsa)
  • Penasihat: Ibu Dra. Siti Rahmah (Wakasek Bidang Kesiswaan)
  • Pembina Teknis: Bapak Danang Prasetyo, S.Pd. (Pembina OSIS)
  • Steering Committee (Panitia Pengarah):
    • Ketua Umum OSIS: Muhammad Reyhan Saputra
    • Wakil Ketua OSIS: Aurora Cantika
  • Organizing Committee (Panitia Pelaksana):
    • Ketua Pelaksana: Kevin Sanjaya (Ketua Sekbid IV)
    • Wakil Ketua Pelaksana: Nabila Az-Zahra (Ketua Sekbid VII)
    • Sekretaris I: Kirana Larasati
    • Sekretaris II: Dimas Adi Putra
    • Bendahara I: Chelsea Olivia
    • Bendahara II: Fajar Ramadhan
  • Divisi-Divisi Kerja:
    • Divisi Acara & Workshop: (Koordinator: Raditya Dika + 4 Anggota)
    • Divisi Hubungan Masyarakat & Sponsorship: (Koordinator: Maudy Ayunda + 5 Anggota)
    • Divisi Perlengkapan, Logistik, & IT: (Koordinator: Gibran Rakabuming + 6 Anggota)
    • Divisi Konsumsi & Kantin Sehat: (Koordinator: Raisa Andriana + 3 Anggota)
    • Divisi Dokumentasi & Desain Kreatif: (Koordinator: Jerhemy Owen + 3 Anggota)
    • Divisi Keamanan & Satgas Anti-Kekerasan: (Koordinator: Iko Uwais + 4 Anggota dari unsur Ambalan Pramuka & PMR)

BAB IV: SUSUNAN ACARA (RUNDOWN KEGIATAN)

Hari Ke-1: Jumat, 21 Agustus 2026 (Fase Edukasi dan Masterclass)

Waktu (WIB)DurasiNama AgendaAktivitas & Deskripsi TeknisPenanggung Jawab
07.00 – 07.3030′Registrasi & Morning VibeSiswa memasuki aula utama, melakukan presensi berbasis pemindaian Kode QR di pintu masuk. Pembagian gelang identitas ramah lingkungan.Divisi Sekretariat & Humas
07.30 – 08.0030′Pembukaan ResmiMenyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Sambutan Ketua Pelaksana, Pembina OSIS, dan Pembukaan oleh Kepala Sekolah.Divisi Acara (MC Formal)
08.00 – 09.3090′Sesi 1: The Big Tech TalkDiskusi Panel: “Anatomi Halusinasi AI & Batasan Hukum Cyber UU ITE”. Pembicara: Pakar IT Kemkominfo & Konselor Remaja.Moderator: Nabila Az-Zahra
09.30 – 10.0030′Istirahat Sehat BersamaPengosongan aula sementara. Siswa mengonsumsi bekal sehat bebas plastik sekali pakai di selasar dan taman tengah sekolah.Divisi Konsumsi & Piket OSIS
10.00 – 11.45105′Sesi 2: The Prompt Engineering MasterclassParalel Sesi: Kelas X & XI di Aula (Teori Pembuatan Prompt), Kelas XII di Lab Komputer (Praktik Riset Mandiri Berbasis AI).Narasumber Praktisi AI & Tim Guru IT
11.45 – 13.1590′ISHOMAIstirahat, Shalat Jumat berjamaah di Masjid Sekolah, Shalat Dzuhur bagi siswi wanita, dan makan siang mandiri.Divisi Keamanan & Rohis
13.15 – 14.1560′Pengondisian KompetisiPenjelasan teknis pengunggahan karya Video Campaign dan pengerjaan tugas kompetisi Best Prompt Engineering tingkat kelas.Divisi Acara & Juri Internal
14.15 – 14.3015′Evaluasi Harian & DoaPengisian refleksi digital harian oleh siswa via Google Form, doa penutup hari pertama, mobilisasi pulang bersih.Wali Kelas & Mentor OSIS

Hari Ke-2: Sabtu, 22 Agustus 2026 (Fase Kompetisi dan Komitmen Budaya)

Waktu (WIB)DurasiNama AgendaAktivitas & Deskripsi TeknisPenanggung Jawab
07.30 – 08.0030′Energizer MorningKumpul di lapangan tengah. Senam otak (brain gym) singkat dipimpin divisi acara untuk memicu fokus kreativitas siswa.Divisi Acara
08.00 – 09.3090′Sesi 3: Pitching & Presentasi PromptPerwakilan finalis 5 kelas terbaik mempresentasikan hasil rancangan rumusan instruksi AI edukasi mereka di depan dewan juri guru.Tim Juri Guru & Finalis
09.30 – 10.1545′Screening Video KreatifPemutaran 10 karya video pendek terbaik bertema anti-plagiarisme siber dan kesantunan digital di layar utama aula.Divisi Dokumentasi & IT
10.15 – 10.4530′Istirahat & Konsolidasi JuriJuri melakukan rapat pleno penentuan juara, siswa menikmati jajanan sehat ramah lingkungan di stan UMKM sekolah.Tim Juri & Divisi Konsumsi
10.45 – 11.4560′Sesi 4: Pembacaan & Penandatanganan KredoSeluruh ketua kelas dan perwakilan guru membacakan “Kredo Integritas Digital Lentera Bangsa”, dilanjutkan pembubuhan tanda tangan massal.Ketua OSIS & Kepala Sekolah
11.45 – 12.4560′Pengumuman Pemenang & ApresiasiPembagian piala, sertifikat penghargaan, dan hadiah bagi pemenang lomba. Pertunjukan musik akustik penutup oleh ekskul seni.Divisi Acara & Logistik
12.45 – 13.0015′Penutupan & Operasi SemutDoa bersama penutupan festival, dilanjutkan aksi gotong royong pembersihan area aula dan lapangan dari sisa sampah.Seluruh Panitia & Peserta

BAB V: RENCANA ANGGARAN BIAYA (RAB)

Rancangan anggaran biaya ADIF 2026 disusun berdasarkan asas efisiensi tinggi, meminimalkan belanja kertas fisik melalui digitalisasi administrasi (paperless approach), dan optimalisasi sistem kemitraan non-tunai.

5.1 Proyeksi Pengeluaran

A. Bidang Kesekretariatan & Administrasi Digital

  • Pembelian Lisensi Aplikasi Presensi QR Code & Evaluasi Digital (1 Bulan): Rp250.000,-
  • Cetak Tanda Pengenal Panitia (Bahan Kertas Daur Ulang) – 40 Pcs x Rp5.000,-: Rp200.000,-
  • Sertifikat Penghargaan Digital (E-Certificate) Juara & Peserta (Desain Premium): Rp150.000,-
  • Subtotal Bidang Kesekretariatan: Rp600.000,-

B. Bidang Operasional Acara & Workshop

  • Honorarium Narasumber Ahli Eksternal (Talkshow & Masterclass) – 2 Orang x Rp1.500.000,-: Rp3.000.000,-
  • Plakat Apresiasi Pemateri (Bahan Kayu Ramah Lingkungan) – 2 Pcs x Rp150.000,-: Rp300.000,-
  • Pengadaan Hadiah Pembinaan Juara Kompetisi Prompt & Video (Tabungan Pendidikan):
    • Juara I (2 Kategori Lomba) – 2 x Rp750.000,-: Rp1.500.000,-
    • Juara II (2 Kategori Lomba) – 2 x Rp500.000,-: Rp1.000.000,-
    • Juara III (2 Kategori Lomba) – 2 x Rp300.000,-: Rp600.000,-
  • Subtotal Bidang Acara: Rp6.400.000,-

C. Bidang Logistik, Dekorasi, & IT

  • Sewa Sistem Suara Kualitas Tinggi (Sound System Aula) – 2 Hari x Rp750.000,-: Rp1.500.000,-
  • Sewa Proyektor Lumens Tinggi Tambahan untuk Lab Komputer – 1 Hari: Rp400.000,-
  • Pengadaan Kain Putih Tebal (Spanduk Komitmen Kredo Panjang 10 Meter): Rp350.000,-
  • Peralatan Cat Warna Cair Non-Beracun untuk Aksi Cap Tangan Komitmen: Rp200.000,-
  • Subtotal Bidang Logistik & IT: Rp2.450.000,-

D. Bidang Konsumsi Pemateri, Guru Pendamping, & Panitia

  • Snack & Makan Siang Pemateri dan Juri Tamu – 5 Orang x 2 Hari x Rp50.000,-: Rp500.000,-
  • Konsumsi Rapat & Pelaksanaan Panitia OSIS – 40 Orang x 2 Hari x Rp25.000,-: Rp2.000.000,-
  • Konsumsi Guru Pendamping & Pengawas – 15 Orang x 2 Hari x Rp30.000,-: Rp900.000,-
  • Subtotal Bidang Konsumsi: Rp3.400.000,-

E. Biaya Operasional Tak Terduga (Penyangga Risiko 10%)

  • Alokasi Penyangga Medis, Kuota Internet Darurat, dan Logistik Kejutan: Rp1.300.000,-
  • TOTAL PROYEKSI ANGGARAN PENGELUARAN KESELURUHAN: Rp14.150.000,-(Terbilang: Empat Belas Juta Seratus Lima Puluh Ribu Rupiah)

5.2 Proyeksi Sumber Pendapatan

  1. Alokasi Dana BOS (Bantuan Operasional Sekolah) Kategori Penguatan Karakter Kesiswaan: Rp6.000.000,-
  2. Kontribusi Subsidi Dana Komite Sekolah (Alokasi Inovasi Teknologi Siswa): Rp4.500.000,-
  3. Dana Kas Mandiri OSIS SMA Negeri Lentera Bangsa: Rp1.150.000,-
  4. Proyeksi Dana Sponsor Kemitraan (Provider Internet & Lembaga Kursus Pemrograman): Rp2.500.000,-
  • TOTAL PROYEKSI SUMBER PENDAPATAN KESELURUHAN: Rp14.150.000,-
Kegiatan-Pelatihan-OSIS-Hebat
Kegiatan-Pelatihan-OSIS-Hebat

BAB VI: ANALISIS RISIKO DAN MITIGASI

Untuk memastikan kegiatan ADIF 2026 berjalan tanpa hambatan teknis yang berarti, Panitia Pengarah bersama Pembina OSIS telah memetakan potensi risiko beserta strategi mitigasinya sebagai berikut:

  1. Risiko 1: Kegagalan Jaringan Internet (Overload Bandwidth) saat Sesi Masterclass
    • Dampak: Proses praktik perancangan prompt AI terhambat karena ratusan siswa mengakses server internet sekolah secara bersamaan.
    • Mitigasi: Panitia membagi sesi praktik secara hibrida. Hanya perwakilan pengurus kelas inti yang mengakses internet via PC Lab yang sudah diberi alokasi jalur khusus (dedicated bandwidth), sementara siswa lain di aula menyimak visualisasi melalui jaringan proyektor besar. Panitia juga menyiapkan modem pemancar (router portabel) berbasis kuota 5G cadangan sebagai penyangga darurat.
  2. Risiko 2: Sikap Apatis Remaja Terhadap Materi Etika
    • Dampak: Siswa merasa bosan, mengobrol di belakang aula, atau tidak serius mengikuti esensi nilai integritas digital.
    • Mitigasi: Mengubah format penyampaian dari ceramah satu arah yang kaku menjadi diskusi interaktif interaktif yang diselingi jajak pendapat langsung (live polling) menggunakan aplikasi mentimeter. Narasumber yang dipilih adalah figur publik muda yang menggunakan bahasa santun khas remaja namun berbobot ilmiah.
  3. Risiko 3: Kerusakan Fasilitas Kain Kredo akibat Cat Tumpah
    • Dampak: Estetika area lapangan terganggu dan spanduk tanda tangan rusak sebelum acara selesai.
    • Mitigasi: Divisi Logistik memasang terpal pelindung tebal di bawah area kain kredo. Proses pengecapan tanda tangan atau cap jempol dipandu ketat per baris kelas oleh petugas Satgas Anti-Kekerasan OSIS, serta disediakan tisu basah dan sabun cuci tangan instan di dekat lokasi aksi.

BAB VII: PENUTUP

Demikian proposal rancangan kegiatan “AI & Digital Integrity Fest 2026” ini kami susun dengan penuh rasa tanggung jawab. Pelaksanaan program festival ini merupakan ikhtiar nyata dan langkah historis pengurus OSIS SMA Negeri Lentera Bangsa dalam merespons disrupsi teknologi secara bijaksana. Kita tidak bisa menghentikan laju roda kemajuan Kecerdasan Buatan, namun kita memiliki kuasa penuh untuk mendidik arah moral penggunanya.

Melalui festival ini, kami optimistis akan lahir generasi baru pelajar Indonesia yang tidak hanya cakap mengoperasikan teknologi mutakhir abad ke-21, tetapi juga generasi yang memiliki keteguhan moral, berani jujur menolak plagiarisme, santun bermedia sosial, dan bangga atas keaslian pemikiran diri sendiri.

Keberhasilan program besar ini tentu mustahil tercapai tanpa adanya jalinan kerja sama, restu, arahan, serta dukungan finansial maupun moril dari pihak manajemen sekolah. Oleh karena itu, kami sangat mengharapkan kesediaan Bapak Kepala Sekolah untuk menyetujui dan mengesahkan proposal permohonan kegiatan ini. Atas perhatian, bimbingan, dan kerja sama yang diberikan sejak tahap awal persiapan hingga akhir pelaksanaan nanti, kami sampaikan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Halaman Lampiran Administratif

(Lembar Pengesahan ini bersifat formal, wajib dicetak pada kertas berkepala surat resmi sekolah setelah mendapatkan persetujuan lisan dari pembina)

LEMBAR PENGESAHAN PROPOSAL

KEGIATAN “AI & DIGITAL INTEGRITY FEST 2026”

SMA NEGERI LENTERA BANGSA

                                          Jakarta, 29 Juni 2026
                                           Hormat Kami,

Ketua Pelaksana ADIF 2026,

Kevin Sanjaya

NIS. 242510114

Sekretaris Pelaksana,

Kirana Larasati

NIS. 242510202

                                          Mengetahui/Menyetujui:

Ketua Umum OSIS SMAN Lentera Bangsa,

Muhammad Reyhan Saputra

NIS. 242510001

Pembina OSIS SMAN Lentera Bangsa,

Danang Prasetyo, S.Pd.

NIP. 19880412 201503 1 004

                                          Mengesahkan:

Kepala SMAN Lentera Bangsa,

Dr. H. Ahmad Ma’ruf, M.Pd.

NIP. 19740823 199903 1 002

Wakasek Bidang Kesiswaan,

Dra. Siti Rahmah

NIP. 19791102 200501 2 003